Pembuatan KPI Program Kesehatan CSR Berbasis Komunity

 

By. Dwi ENDAH / KMPK 2012

Dunia bisnis dan sosial merupakan dua hal yang saling terkait. Pelaku bisnis dalam hal ini perusahaan tidak hanya dituntut untuk memperoleh keuntungan dari perusahaan melainkan diminta untuk memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan sosialnya. Pemikiran tersebut yang mendorong munculnya konsep tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Rumah Zakat sebagai lembaga NGO yang fokus dalam pengelolaan dana sosial maupun CSR Perusahaan ikut berkontribusi sebagai mitra dalam penyelenggaran program CSR perusahaan. Program kesehatan menjadi pilihan program yang cukup menarik bagi mitra

CSR perusahaan. Permasalahan saat ini banyak mitra CSR yang lebih menyukai program kesehatan yang bersifat kuratif yaitu pengobatan gratis massal di berbagai wilayah. Penyebabnya yaitu pengobatan gratis massal lebih menarik untuk masyarakat. Hal ini diperkuat animo masyarakat terhadap pengobatan gratis masih cukup tinggi, dengan pemberian obat yang paten, SDM medis sesuai kompetensi (dokter, paramedis, apoteker)
mendatangi masyarakat/lokasi yang cukup dekat dan terjangkau menjadikan pasien selalu melebihi target penerima manfaat dari setiap even yang di selenggarakan oleh Rumah Zakat sebagai mitra CSR perusahaan. Dengan adanya massa yang melebihi target sasaran menjadikan Buzz even sebagai media promosi besar-besaran bagi brand perusahaan, peliputan media.
Untuk mengoptimalkan program pengobatan massal dibuatlah beberapa pilihan kebijakan yaitu penyisipan program promotif dalam pengobatan massal dirasa perlu, memberikan penawaran program kesehatan yang lebih sustainable pada perusahaan, membuat parameter program kesehatan wilayah binaan dengan basis program kesehatan yang terintegrasi.
Dasar bahwa CSR bukan program yang dilakukan secara periodik, mengikuti tren, atau tanpa rencana. Program ini dapat membantu mencegah krisis dalam perusahaan apabila dilakukan secara sustainable dan menciptakan long-term relationship dengan komunitas. Dalam hal ini Rumah Zakat sebagai mitra dalam implementasi CSR perlu membuat KPI (Key Performance
Indikator) program kesehatan CSR berbasis komunitas dan sustainable. Beberapa indikator yang mengacu dalam peningkatan derajad kesehatan masyarakat dan peran serta masyarakat menjadi poin penting dalam implementasi program CSR bidang kesehatan agar lebih efektif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s